LOSARIPOST.com – Ombudsman Republik Indonesia melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan layanan Makkah Route di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, sebagai bagian dari pengawasan standar pelayanan publik bagi jemaah haji Embarkasi Makassar.
Kunjungan tersebut dipimpin Anggota Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng bersama tim dari Keasistenan Pencegahan Maladministrasi, Keasistenan Utama IV Ombudsman RI, serta Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Selatan.
Kedatangan rombongan disambut manajemen Bandara Sultan Hasanuddin yang dipimpin General Manager Ruly Artha.
Dalam pemantauan itu, Ombudsman meninjau langsung berbagai aspek pelayanan yang diterapkan pada skema Makkah Route.
Mulai dari alur pelayanan, kesiapan petugas di lapangan, penyediaan informasi kepada jemaah, hingga fasilitas pendukung bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.
Selain itu, kondisi ruang tunggu serta pola koordinasi antarinstansi yang terlibat dalam penyelenggaraan layanan haji juga menjadi bagian dari evaluasi.
Robert menegaskan bahwa layanan penyelenggaraan ibadah haji merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang memiliki dampak luas sehingga kualitas pelaksanaannya harus terus dijaga.
“Pelayanan haji harus dilaksanakan secara tertib, terbuka, responsif, dan benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat, khususnya para jemaah,” ujar Robert dalam keterangannya, dikutip Sabtu 13 Juni 2026.
Ia menilai penerapan Makkah Route di Bandara Sultan Hasanuddin menjadi langkah positif dalam memperbaiki pengalaman perjalanan jemaah haji asal Embarkasi Makassar. Namun menurutnya, inovasi tersebut tetap memerlukan pengawasan dan penyempurnaan secara berkala.
“Setiap inovasi pelayanan publik perlu dijalankan sesuai standar. Yang utama adalah jemaah mendapatkan kepastian layanan, memahami alur yang tersedia, tidak mengalami perlakuan berbeda, dan memperoleh bantuan dengan cepat saat menghadapi kendala,” katanya.
Sementara itu, General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, menyatakan pihaknya menyambut baik pemantauan yang dilakukan Ombudsman RI sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan.
Menurut Ruly, masukan dari lembaga pengawas menjadi bahan evaluasi penting agar penyelenggaraan layanan haji, khususnya Makkah Route, dapat berjalan semakin optimal.
“Kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan pelayanan kepada jemaah berjalan aman, tertib, nyaman, dan tetap mengedepankan sisi kemanusiaan,” ujar Ruly.
Melalui kegiatan ini, Ombudsman juga mendorong penyelenggara layanan untuk menjaga konsistensi standar pelayanan, memperluas akses informasi, serta memperkuat mekanisme pengaduan bagi jemaah.
Program Makkah Route sendiri merupakan layanan yang memungkinkan sebagian proses keimigrasian diselesaikan sebelum jemaah berangkat ke Arab Saudi sehingga proses kedatangan di negara tujuan dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.
Tahun ini, layanan tersebut mulai diterapkan untuk jemaah Embarkasi Makassar melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Komentar
Nama Pengguna: Komentar...