Politisi NasDem Sahroni Minta Polri Telusuri Dugaan Manipulasi Pasar Modal

Politisi NasDem Sahroni Minta Polri Telusuri Dugaan Manipulasi Pasar Modal
Politisi NasDem Ahmad Sahroni. Ist

LOSARIPOST.com – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri menelusuri dugaan kejahatan di pasar modal secara menyeluruh untuk menjaga kepercayaan investor terhadap pasar saham Indonesia.

Menurut Sahroni, penyelidikan perlu diarahkan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum.

Penanganan perkara tersebut, kata dia, tidak boleh berhenti pada individu, tetapi juga perlu menjangkau kelompok maupun korporasi yang terbukti terlibat.

Pernyataan itu disampaikan Sahroni melalui keterangan tertulis yang dikutip pada Rabu 21 Oktober 2026.

Politisi NasDem itu menilai, dugaan kejahatan di pasar modal menjadi persoalan serius karena berpotensi mengganggu integritas perdagangan saham dan merusak kepercayaan pelaku pasar.

“Ini kejahatan ekonomi yang serius. Komisi III mendukung penuh langkah Polri untuk mengusut seluruh dugaan kejahatan pasar modal. Kalau memang ditemukan unsur pidana, jangan ragu untuk ditindak tegas seluruh pihak yang terlibat, baik perorangan, kelompok, maupun korporasi,” ujar Sahroni.

Politikus Partai NasDem itu juga meminta kepolisian mendalami gejolak pasar saham dengan mengungkap secara jelas dugaan pelanggaran yang terjadi. Menurutnya, proses penegakan hukum harus dilakukan berdasarkan bukti dan tidak memberikan perlakuan berbeda kepada pihak-pihak yang terlibat.

Ia turut mendorong Polri memperkuat koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Sinergi antarlembaga dinilai diperlukan untuk mendukung penanganan perkara sekaligus menjaga transparansi dan integritas pasar modal nasional.

“Pasar saham kita harus sehat dan transparan, jangan sampai ada segelintir orang yang mengambil keuntungan pribadi dengan cara melanggar hukum, memanipulasi, lalu merusak kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia,” ungkapnya.

Sahroni menilai, kepercayaan investor merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga keberlangsungan pasar modal. Karena itu, dugaan praktik manipulasi maupun pelanggaran lain harus ditangani secara serius agar aktivitas investasi dapat berlangsung dengan dukungan sistem hukum yang jelas.

Di tengah persoalan tersebut, ia juga mengingatkan investor agar tidak langsung kehilangan optimisme terhadap prospek perekonomian Indonesia.

Sahroni berpandangan, kondisi ekonomi nasional secara makro masih memiliki peluang pertumbuhan yang dapat mendukung aktivitas usaha dan investasi.

Menurutnya, kepastian hukum menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim usaha yang sehat. Penegakan hukum yang konsisten diharapkan dapat memberikan perlindungan kepada investor sekaligus memastikan setiap pelanggaran diproses sesuai ketentuan.

“Karena jika dilihat secara makro, ekonomi Indonesia sehat dan memiliki masa depan yang cerah. Banyak peluang terbuka,” katanya.

Sahroni juga menyinggung pentingnya kepastian hukum di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap penegakan hukum yang tegas dapat memberikan keyakinan kepada pelaku usaha bahwa kegiatan investasi berlangsung dalam lingkungan yang memiliki aturan dan mekanisme pengawasan.

“Apalagi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, salah satu aspek yang penting dalam dunia usaha yaitu kepastian dan penegakan hukum, telah berjalan tegas tanpa pandang bulu. Jadi para investor tidak perlu ragu,” pungkasnya.

Sahroni berharap pengusutan dugaan kejahatan pasar modal dapat memberikan kejelasan hukum sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap mekanisme perdagangan saham di Indonesia.

Namun, penentuan ada atau tidaknya tindak pidana serta pihak yang bertanggung jawab tetap harus didasarkan pada hasil penyelidikan dan pembuktian oleh aparat berwenang.

Komentar

Nama Pengguna: Komentar...