LOSARIPOST.com — Munafri Arifuddin alias Appi mulai menyiapkan langkah konsolidasi setelah terpilih sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan periode 2026–2031.
Appi menegaskan penyusunan kepengurusan baru akan mengutamakan kriteria, kapasitas, dan kebutuhan organisasi, bukan sekadar menentukan nama untuk mengisi jabatan.
Wali Kota Makassar itu memiliki waktu 30 hari bersama tim formatur untuk merampungkan struktur kepengurusan Demokrat Sulsel.
Tahapan tersebut menjadi agenda awal Appi setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) V melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Demokrat Sulsel di Hotel Claro, Makassar, Jumat 23 Oktober 2026 malam.
Appi mengatakan, proses penyusunan kepengurusan harus diawali dengan pemetaan kebutuhan organisasi dan potensi kader. Menurutnya, setiap posisi perlu diisi figur yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.
“Dalam menyusun kepengurusan, saya akan melibatkan tim membuat kriteria lalu mencari kader-kader terbaik. Bukan orangnya baru ditentukan kriterianya,” ujar Appi.
Ia menegaskan, pendekatan tersebut diperlukan agar struktur yang terbentuk memiliki pembagian tugas yang jelas dan mampu bekerja sesuai kebutuhan partai.
“Kriteria-kriteria inilah yang akan mencari orang-orang siapa yang tepat di dalam posisi itu,” lanjut Ketua Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin tersebut.
Selain mempertimbangkan kader yang memiliki kapasitas, Appi memastikan pengalaman dan rekam jejak pengurus lama tetap menjadi bahan pertimbangan. Ia ingin proses pembentukan kepengurusan memberi ruang bagi potensi kader sekaligus menjaga soliditas internal partai.
“Langkah awal adalah membentuk kepengurusan. Saya tentu akan mencoba melihat bagaimana potensi-potensi kader masuk jajaran kepengurusan, melibatkan semua,” katanya.
Menurut Appi, pemetaan potensi kader menjadi bagian penting untuk menjaga kekompakan organisasi. Karena itu, penyusunan struktur tidak hanya berorientasi pada pemenuhan jabatan, tetapi juga pada kemampuan setiap pengurus menjalankan peran masing-masing.
Kepengurusan baru nantinya juga akan mengacu pada rancangan yang telah disampaikan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.
Appi berharap proses tersebut berjalan terarah dan sejalan dengan kebutuhan organisasi dalam menghadapi agenda politik di Sulawesi Selatan.
Terpilihnya Appi sebelumnya mendapat dukungan dari 24 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, jajaran pengurus DPD, serta organisasi sayap partai. Seluruh tahapan pleno Musdalub juga menyatakan persyaratan administrasi dan dukungan pencalonannya telah terpenuhi.
Dukungan tersebut menjadi modal awal bagi Appi untuk memulai konsolidasi. Namun, pekerjaan berikutnya adalah menerjemahkan dukungan itu ke dalam kepengurusan yang dapat menjalankan agenda partai secara efektif.
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turut menyampaikan sambutan kepada Appi setelah penetapan tersebut. Melalui sambungan virtual, AHY menyebut keduanya telah beberapa kali bersama dalam kontestasi politik.
“Pak Wali Kota Makassar, welcome to the club. Saya dengan Pak Appi setidaknya sudah tiga kali bertarung bersama, hari ini berbaju biru,” kata AHY.
Dengan tenggat waktu 30 hari, Appi kini dihadapkan pada tahap awal kepemimpinannya di Demokrat Sulsel, yakni merampungkan susunan pengurus dan membangun konsolidasi internal.
Komposisi yang dibentuk akan menjadi salah satu fondasi bagi pelaksanaan program dan agenda politik partai selama lima tahun mendatang.

Komentar
Nama Pengguna: Komentar...