Pupuk Indonesia Klarifikasi Video Viral Dugaan Batu dalam Karung NPK Phonska Bersubsidi

Pupuk Indonesia Klarifikasi Video Viral Dugaan Batu dalam Karung NPK Phonska Bersubsidi
Istimewa

LOSARIPOST.com – PT Pupuk Indonesia (Persero) memberikan penjelasan terkait video yang beredar luas di media sosial yang memperlihatkan dugaan adanya benda menyerupai batu di dalam karung pupuk NPK Phonska Bersubsidi.

Video tersebut memperlihatkan seseorang membuka kemasan pupuk, lalu menunjukkan sebuah benda keras yang disebut mirip batu. Rekaman itu kemudian memicu berbagai komentar dan pertanyaan dari masyarakat mengenai kualitas pupuk bersubsidi yang beredar.

Menanggapi hal tersebut, Regional CEO Regional 4 PT Pupuk Indonesia (Persero), Wisnu Ramadhani, menegaskan bahwa seluruh pupuk NPK Phonska Bersubsidi yang diproduksi dan disalurkan kepada petani telah melalui prosedur pengawasan mutu yang ketat serta memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Menurut Wisnu, perusahaan menerapkan pengendalian kualitas sejak tahap produksi hingga proses distribusi untuk memastikan pupuk yang diterima petani tetap sesuai standar.

"Pupuk Indonesia berkomitmen menyediakan pupuk bersubsidi yang berkualitas bagi petani. Seluruh produk NPK Phonska Bersubsidi yang kami distribusikan telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) serta diproduksi melalui proses pengawasan mutu yang ketat sehingga kualitasnya tetap terjaga," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu 19 Juli 2026.

Ia menjelaskan, sebelum dipasarkan, setiap produk pupuk wajib melewati serangkaian uji mutu. Selain itu, kemasan pupuk juga dilengkapi identitas resmi sebagai bentuk jaminan keaslian produk.

Identitas tersebut meliputi Nomor Pendaftaran Pupuk (NPP), Nomor Pendaftaran Barang (NPB), Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT SNI), serta dokumen perizinan lainnya yang dipersyaratkan.

Wisnu juga mengingatkan petani agar memperoleh pupuk bersubsidi melalui Penyalur Pupuk Terdaftar (PPTS) resmi. Dengan membeli di saluran resmi, petani dapat memastikan produk yang diterima merupakan pupuk asli yang telah memenuhi ketentuan pemerintah.

"Kami mengimbau petani membeli pupuk bersubsidi melalui PPTS resmi agar pupuk yang diterima merupakan produk resmi Pupuk Indonesia yang telah memenuhi ketentuan pemerintah," katanya.

Lebih lanjut, Pupuk Indonesia membuka ruang bagi masyarakat yang menemukan dugaan ketidaksesuaian produk di lapangan.

Laporan tersebut akan ditindaklanjuti melalui proses investigasi dan pemeriksaan guna memastikan kualitas pupuk yang beredar tetap terjaga.

Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga mutu pupuk bersubsidi sebagai bagian dari dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan penguatan ketahanan pangan nasional, di tengah ramainya perbincangan publik mengenai video yang viral di media sosial.

Komentar

Nama Pengguna: Komentar...