LOSARIPOST.com – Dukungan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalir.
Sebanyak 407 koli bantuan diberangkatkan dari Makassar menggunakan KM Lambelu untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah NTT.
Bantuan tersebut diberangkatkan melalui Pelabuhan Makassar pada Senin 7 September 2026 malam.
Bantuan merupakan gabungan kiriman dari Jakarta yang sebelumnya transit di Makassar serta donasi yang dikumpulkan masyarakat NTT yang berada di Makassar.
Kepala Cabang PELNI Makassar, Ridwan Mandaliko, mengatakan pihaknya memanfaatkan konektivitas kapal PELNI yang melayani rute NTT untuk membantu mempercepat distribusi bantuan ke wilayah terdampak.
"PELNI berkomitmen membantu memperlancar distribusi bantuan untuk masyarakat terdampak gempa di NTT. Kami tidak hanya menerima bantuan yang transit dari Jakarta, tetapi juga memfasilitasi bantuan yang dihimpun masyarakat NTT di Makassar," kata Ridwan.
Total bantuan yang diangkut KM Lambelu mencapai sekitar 29,2 ton/m³. Rinciannya, 121 koli merupakan bantuan transit dari Jakarta dengan volume sekitar 24,2 ton/m³, sedangkan 286 koli lainnya berasal dari Makassar dengan volume sekitar 5 ton/m³.
Bantuan dari Jakarta sebelumnya diangkut menggunakan KM Dobonsolo. Dari total 200 koli jumbo bag dengan volume sekitar 40 ton/m³, sebanyak 121 koli telah dipindahkan dan dimuat ke KM Lambelu.
Sementara 79 koli lainnya dengan volume sekitar 15,8 ton/m³ dijadwalkan menyusul melalui KM Bukit Siguntang pada 11 September 2026.
Adapun bantuan yang dikumpulkan di Makassar berasal dari Garda Flobamora Sulawesi Selatan. Sebanyak 286 koli bantuan tersebut terdiri atas 180 koli beras, 19 koli pakaian layak pakai, serta 87 koli paket kebutuhan sehari-hari.
Paket kebutuhan pokok itu antara lain berisi makanan ringan, minyak goreng, tepung, mi instan, perlengkapan bayi hingga perlengkapan mandi.
Ridwan mengapresiasi berbagai pihak yang turut berkontribusi dalam pengumpulan bantuan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi masyarakat dan berbagai organisasi menjadi bagian penting dalam membantu warga yang tengah menghadapi dampak bencana.
"Dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam upaya bersama membantu saudara-saudara kita di NTT. PELNI akan terus memberikan dukungan melalui konektivitas laut yang kami miliki agar bantuan dapat dikirim secara aman dan tepat waktu," ujarnya.
KM Lambelu sendiri telah bertolak dari Pelabuhan Makassar pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 21.00 WITA. Kapal tersebut diperkirakan tiba di Pelabuhan Maumere pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 03.00 WITA.
Selama masa tanggap bencana, PELNI menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses pengangkutan bantuan berjalan lancar.
Distribusi dilakukan dengan memanfaatkan kapal-kapal PELNI yang tetap melayani rute reguler menuju wilayah NTT.

Komentar
Nama Pengguna: Komentar...