Husniah Sebut Isu Pribadi Tak Seharusnya Masuk Pembahasan Angket DPRD Gowa

Husniah Sebut Isu Pribadi Tak Seharusnya Masuk Pembahasan Angket DPRD Gowa
Istimewa

LOSARIPOST.com - Bupati Gowa Husniah Talenrang menyatakan menghormati proses pembahasan yang sedang berlangsung di Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Gowa. 

Namun, ia menilai pembahasan seharusnya tetap berada dalam koridor kebijakan publik dan tidak melebar ke persoalan yang bersifat pribadi.

Menurut Husniah, penggunaan hak angket merupakan bagian dari fungsi dan kewenangan DPRD dalam menjalankan tugas pengawasan terhadap jalannya pemerintahan. 

Meski demikian, ia menegaskan terdapat batas yang perlu dijaga agar pembahasan tidak masuk ke ruang privat seseorang.

“Saya sangat menghargai apa yang dilakukan DPRD Gowa. Segala bentuk kebijakan yang dibahas di pansus adalah tugas anggota DPRD menjalankan hak dan kewajibannya. Tetapi kalau sudah masuk ke ranah nonkebijakan atau persoalan pribadi, menurut saya itu sudah terlalu jauh,” kata Husniah, Rabu 24 Juni 2026.

Ia menilai setiap pihak, termasuk pejabat publik, tetap memiliki hak atas privasi yang harus dihormati selama tidak berkaitan dengan kebijakan pemerintahan.

Terkait berbagai kesaksian yang muncul dalam sidang pansus, Husniah menyatakan siap memberikan klarifikasi maupun menghadiri proses verifikasi apabila dibutuhkan untuk menjelaskan seluruh tuduhan yang berkembang.

“Saya selaku kepala daerah yang saat ini menjadi pembahasan tentu siap menerima klarifikasi ataupun memberikan keterangan apabila memang diperlukan,” ujarnya.

Husniah juga menegaskan siap menunjukkan data dan fakta apabila ada tuduhan yang menurutnya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Saya akan memberikan fakta-fakta untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi,” katanya.

Menanggapi pertanyaan mengenai motif para saksi yang menyampaikan keterangan berbeda dengan pernyataannya, Husniah mengaku belum ingin berspekulasi dan memilih menunggu pembuktian yang disampaikan dalam forum resmi.

Menurut dia, seluruh proses sebaiknya diselesaikan melalui mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan melalui opini yang berkembang di ruang publik.

Husniah juga membantah anggapan bahwa dirinya sering bertemu dengan salah satu pihak yang namanya disebut dalam persidangan. Ia menyebut pertemuan yang terjadi hanya berlangsung terbatas dalam kegiatan tertentu.

“Saya rasa saya tidak sering bertemu. Setahu saya hanya satu kali dan satu lagi dalam kegiatan buka puasa bersama di rumah jabatan,” ucapnya.

Di tengah polemik yang berkembang, Husniah memastikan tetap fokus menjalankan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Ia mengaku tidak ingin dinamika politik yang terjadi mengganggu roda pemerintahan di Kabupaten Gowa.

“Tugas saya memastikan pemerintahan berjalan sebagaimana mestinya dan masyarakat tetap menjalankan aktivitasnya dengan baik,” katanya.

Saat ditanya kemungkinan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dianggap merugikan dirinya, Husniah menyatakan telah berkoordinasi dengan tim hukum dan membuka peluang penyelesaian melalui jalur hukum apabila diperlukan.

“Pastinya kami akan mempertimbangkan langkah hukum dan saat ini saya sudah didampingi tim hukum untuk menindaklanjuti hal-hal yang memang perlu diselesaikan secara hukum,” tutupnya.

Komentar

Nama Pengguna: Komentar...