LOSARIPOST.com - Komitmen Bosowa dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul kembali diwujudkan melalui program Bosowa Talent Scholarship.
Sebanyak 28 mahasiswa dikukuhkan sebagai penerima beasiswa dalam rangkaian kegiatan kampus Universitas Bosowa dan Politeknik Bosowa.
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari upaya Bosowa dalam memberikan ruang bagi mahasiswa berprestasi untuk mengembangkan potensi akademik, kepemimpinan, serta kemampuan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Tim Bosowa Peduli, Fachru, mengatakan Bosowa Talent Scholarship tidak hanya ditujukan untuk memberikan dukungan pembiayaan pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan talenta muda.
"Bosowa Talent Scholarship ini dirancang sebagai jembatan strategis untuk memetakan, membina, dan mengakselerasi potensi terbaik anak bangsa," kata Fachru, Jumat 18 September 2026.
Menurutnya, para penerima beasiswa tidak hanya dituntut untuk memiliki prestasi akademik, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan memberikan kontribusi di lingkungan sekitarnya.
"Harapannya, para awardee tidak berhenti pada pencapaian akademik. Mereka juga bisa mengasah kepemimpinan, membangun jejaring, dan menciptakan dampak nyata bagi lingkungan," ujarnya.
Ia menambahkan, program tersebut dikembangkan melalui ekosistem pembinaan yang mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri.
"Talenta yang baik harus terus dibina. Karena itu, kami ingin para penerima beasiswa mendapatkan ruang untuk berkembang, baik dari sisi akademik maupun kemampuan nonakademik," jelasnya.
Sebanyak 28 penerima Bosowa Talent Scholarship tersebut berasal dari Universitas Bosowa dan Politeknik Bosowa. Distribusi penerima di dua institusi pendidikan tersebut dinilai mencerminkan perpaduan antara pendidikan akademik dan pendidikan vokasi.
Fachru mengatakan, kombinasi tersebut penting untuk menjawab kebutuhan dunia industri yang semakin membutuhkan lulusan dengan kemampuan konseptual sekaligus keterampilan praktis.
"Universitas dan politeknik memiliki karakter yang berbeda, tetapi keduanya saling melengkapi. Ada penguatan dari sisi akademik dan ada pula kemampuan terapan yang dibutuhkan di dunia kerja," katanya.
Program tersebut juga diharapkan mampu melahirkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara individu, tetapi turut menjadi penggerak perubahan di lingkungan kampus.
Para penerima beasiswa didorong untuk menjadi contoh dalam membangun budaya berprestasi, mengembangkan riset, serta melahirkan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Para awardee ini kami harapkan bisa menjadi ambassador of excellence di lingkungan kampus. Mereka harus mampu memberikan contoh positif dan memantik semangat mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi," tutur Fachru.
Salah seorang mahasiswa penerima Bosowa Talent Scholarship mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan. Beasiswa tersebut dinilai membantu dirinya dalam melanjutkan pendidikan sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi.
"Terima kasih kepada Universitas Bosowa yang telah memberikan program beasiswa kepada saya. Saya akan memanfaatkan beasiswa ini dengan sebaik-baiknya," ucapnya.
Ia berharap program beasiswa tersebut dapat menjadi motivasi bagi dirinya untuk terus mengembangkan kemampuan dan memberikan prestasi bagi kampus.
"Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk belajar lebih baik, meningkatkan kemampuan, dan memberikan kontribusi bagi kampus maupun masyarakat," katanya.
Ke depan, para penerima Bosowa Talent Scholarship akan mengikuti proses pembinaan berkelanjutan. Pembinaan tersebut mencakup pengembangan diri, kepemimpinan, keterlibatan dalam organisasi, hingga kesiapan memasuki dunia kerja.
Fachru mengatakan, proses pembinaan menjadi bagian penting agar beasiswa yang diberikan tidak berhenti pada dukungan pendidikan, tetapi menghasilkan talenta yang siap menghadapi perubahan.
"Kami ingin melihat perkembangan mereka secara berkelanjutan. Mulai dari kemampuan personal, kepemimpinan, aktivitas organisasi, sampai kesiapan mereka ketika masuk ke dunia kerja," katanya.
Menurutnya, tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif membutuhkan lulusan yang tidak hanya memiliki ijazah dan nilai akademik, tetapi juga kemampuan beradaptasi, berkolaborasi, serta memecahkan persoalan.
"Karena dunia terus berubah, maka talenta muda juga harus adaptif. Mereka harus punya kemampuan belajar, berkolaborasi, dan berinovasi," pungkasnya.
Pengukuhan 28 penerima Bosowa Talent Scholarship diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem pengembangan talenta yang berkelanjutan di lingkungan pendidikan Bosowa sekaligus mencetak generasi muda yang mampu berkontribusi bagi masyarakat dan dunia industri.

Komentar
Nama Pengguna: Komentar...