LOSARIPOST.com — Kontestasi perebutan kursi Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan pada Musyawarah Daerah (Musda) XV mulai memasuki tahapan pencalonan.
Salah satu ketentuan yang mencuri perhatian adalah kewajiban calon ketua menyiapkan dana hingga Rp300 juta saat mengembalikan formulir pendaftaran.
Tahapan pencalonan resmi dibuka Jumat 18 September 2026. Para kandidat yang berminat maju dalam bursa Ketua REI Sulsel dapat mengambil formulir hingga 25 September 2026.
Ketua Steering Committee (SC) Musda XV REI Sulsel, Aldin Bulen, mengatakan pengambilan formulir dikenakan biaya Rp50 juta. Setelah formulir dilengkapi, calon ketua harus mengembalikannya pada 26-29 September 2026 dengan biaya sebesar Rp300 juta.
"Pengambilan formulir calon ketua mulai tanggal 18 September sampai 25 September, dengan biaya pengambilan formulir Rp50 juta," ujar Aldin saat konferensi pers di Makassar, Jumat 18 September 2026.
Sementara untuk tahap pengembalian formulir, nominal yang ditetapkan jauh lebih besar. Calon ketua diwajibkan membayar Rp300 juta sekaligus hadir langsung dalam proses pengembalian.
"Pengembalian formulir calon ketua setelah diisi secara lengkap itu Rp300 juta dan harus dihadiri langsung oleh calon ketua," katanya.
Dengan ketentuan tersebut, calon yang mengikuti seluruh tahapan pencalonan setidaknya harus menyiapkan Rp350 juta, yang terdiri atas biaya pengambilan formulir Rp50 juta dan biaya pengembalian formulir Rp300 juta.
Aldin menjelaskan, pengembalian formulir nantinya tidak sekadar proses administrasi. Tahapan tersebut akan dirangkaikan dengan seremoni penerimaan pendaftaran calon secara resmi di Sekretariat REI Sulsel.
Menurut dia, seluruh mekanisme pencalonan telah disiapkan panitia untuk memastikan proses menuju Musda berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
Di tengah adanya biaya dalam proses pencalonan Ketua REI Sulsel, panitia memastikan anggota REI yang ingin mengikuti Musda XV sebagai peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran.
Anggota REI yang berminat hadir dalam Musda dapat melakukan pendaftaran ulang kepada Steering Committee hingga 30 September 2026 pukul 14.00 WITA.
"Yang berminat untuk hadir di Musda bisa segera mendaftar ke SC tanpa biaya. Kami akan keluarkan ID card tanpa biaya, tanpa dipungut biaya untuk peserta atau anggota REI yang mau hadir di Musda," jelas Aldin.
Panitia akan menerbitkan kartu identitas atau ID card bagi anggota yang telah melakukan pendaftaran sebagai peserta Musda.
Dengan demikian, ketentuan biaya Rp300 juta tersebut secara khusus berkaitan dengan tahapan pengembalian formulir pencalonan Ketua DPD REI Sulsel, bukan biaya bagi anggota yang menghadiri Musda.
Musda XV REI Sulsel dijadwalkan berlangsung di Hotel Claro Makassar pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Sebelum agenda utama tersebut, panitia telah menyiapkan sejumlah kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Musda. Kegiatan diawali dengan padel race pada 4 Oktober, kemudian dilanjutkan welcome dinner pada 6 Oktober 2026 di Hotel Claro Makassar.
Aldin menyebut proses menuju Musda XV berlangsung dengan dinamika yang cukup tinggi. Sejumlah nama juga mulai mencuat dan disebut-sebut memiliki minat untuk mengikuti kontestasi Ketua REI Sulsel.
Setidaknya, ada dua nama yang muncul ke publik akan bertarung dalam perebutan Ketua REI Sulsel, yakni Badris Salam dan Rezza Pratama Said.

Komentar
Nama Pengguna: Komentar...