LOSARIPOST.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar menyiapkan anggaran sekitar Rp13 miliar untuk mendukung persiapan hingga pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 yang akan digelar di Bone dan Wajo.
Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai seluruh kebutuhan kontingen, mulai dari tahapan persiapan atlet hingga pelaksanaan pertandingan.
Hal itu disampaikan Manajer Kontingen sekaligus Auditor Internal KONI Kota Makassar, Ayuzar, saat konferensi pers di Kantor KONI Makassar, Sabtu 18 Juli 2026.
Menurut Ayuzar, anggaran tersebut tidak hanya diperuntukkan saat Porprov berlangsung, tetapi telah mulai dimanfaatkan sejak proses pembinaan dan persiapan atlet.
"Untuk tahun ini, KONI Kota Makassar mengalokasikan anggaran khusus untuk Porprov kurang lebih Rp13 miliar. Mulai dari ujung kaki sampai ujung rambut atlet akan kami dukung, termasuk seluruh proses persiapannya," ujar Ayuzar.
Ia menjelaskan, salah satu program yang akan segera dilaksanakan adalah tes fisik terhadap seluruh atlet Kota Makassar yang diproyeksikan tampil pada Porprov 2026.
Program tersebut akan dilaksanakan bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar (UNM) guna mengukur tingkat kesiapan fisik atlet sebelum memasuki pemusatan latihan.
Selain tes fisik, KONI Makassar juga mencanangkan Training Center Mandiri (TCM) di masing-masing cabang olahraga.
Melalui program tersebut, setiap cabang olahraga akan menjalankan pemusatan latihan secara mandiri dengan pengawasan langsung dari KONI Kota Makassar.
"Setelah tes fisik, setiap cabang olahraga akan menjalankan Training Center Mandiri. Kegiatannya akan dimonitor dan dievaluasi langsung oleh KONI karena atlet dan pelatih mendapatkan dukungan biaya transportasi selama menjalani latihan," katanya.
Program TCM dijadwalkan berlangsung selama empat bulan hingga awal November 2026 sebagai bagian dari pemantapan performa atlet.
Ayuzar mengungkapkan, berdasarkan data sementara, Kota Makassar diperkirakan akan mengirim sekitar 850 atlet ke Porprov 2026.
Sementara total kontingen yang akan diberangkatkan mencapai 1.192 orang, terdiri atas atlet, pelatih, ofisial, manajer, hingga mekanik.
Pada ajang olahraga terbesar di Sulawesi Selatan itu, Makassar menargetkan meraih 200 medali emas dan akan mengikuti 43 dari 45 cabang olahraga yang dipertandingkan.
"Data atlet masih dalam proses verifikasi, tetapi sementara ini sekitar 850 atlet. Total kontingen sekitar 1.192 orang dan target kami adalah 200 medali emas," ungkapnya.
Ayuzar menambahkan, persiapan Porprov tidak hanya berfokus pada pembinaan atlet, tetapi juga mencakup penyediaan seluruh kebutuhan kontingen, mulai dari perlengkapan hingga aspek pendukung lainnya.
"Masyarakat biasanya hanya melihat saat pertandingan berlangsung. Padahal, persiapan sudah dimulai jauh sebelumnya, mulai dari tes fisik, training center, hingga penyiapan seluruh kebutuhan kontingen," jelasnya.
Di sisi lain, Ayuzar mengatakan kepengurusan KONI Makassar saat ini juga memperkuat tata kelola organisasi, termasuk mengoptimalkan fungsi auditor internal untuk melakukan pendampingan, monitoring, dan pengawasan terhadap setiap program.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah potensi penyimpangan sekaligus memastikan seluruh anggaran digunakan sesuai ketentuan.
"Auditor internal sekarang benar-benar difungsikan untuk melakukan pendampingan dan monitoring agar seluruh program berjalan sesuai aturan dan potensi penyimpangan bisa dicegah sejak dini," pungkasnya.

Komentar
Nama Pengguna: Komentar...