LOSARIPOST.com – Pergerakan pariwisata Sulawesi Selatan pada Agustus 2026 menunjukkan tren yang kontras.
Perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) meningkat tajam, sementara perjalanan wisatawan nasional (wisnas) melalui Bandara Sultan Hasanuddin justru mengalami penurunan signifikan hingga 45,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Data Agustus 2026 mencatat perjalanan wisnus ke Sulawesi Selatan mencapai 3.673,59 ribu perjalanan, tumbuh 16,27 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y). Angka ini menunjukkan aktivitas perjalanan domestik masih menjadi salah satu penggerak utama mobilitas wisata di Sulsel.
Di sisi lain, perjalanan wisnas melalui pintu kedatangan Bandara Sultan Hasanuddin hanya tercatat 10.115 perjalanan. Jumlah tersebut merosot 45,67 persen dibandingkan Agustus 2025.
Kontras juga terlihat pada kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Pada Agustus 2026, jumlah kunjungan wisman ke Sulawesi Selatan mencapai 2.330 kunjungan, meningkat 28,45 persen secara tahunan.
Sementara itu, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang di Sulawesi Selatan tercatat sebesar 48,80 persen. Angka ini naik 2,81 poin persentase dibandingkan Agustus tahun sebelumnya
Data tersebut memperlihatkan pertumbuhan perjalanan wisata domestik dan kunjungan wisman berjalan beriringan dengan peningkatan tingkat hunian hotel.
Namun, penurunan tajam perjalanan wisnas melalui Bandara Sultan Hasanuddin menjadi catatan tersendiri dalam membaca dinamika mobilitas pariwisata Sulsel.
Meski demikian, angka-angka tersebut belum cukup untuk memastikan penyebab penurunan perjalanan wisnas. Diperlukan data tambahan untuk mengetahui apakah perubahan itu dipengaruhi faktor musiman, perubahan pola perjalanan, atau faktor lainnya.

Komentar
Nama Pengguna: Komentar...