LOSARIPOST.com - Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembenahan infrastruktur pascapenertiban lapak pedagang kaki lima dan bangunan yang berdiri di atas fasilitas umum.
Langkah tersebut dilakukan dengan fokus pada normalisasi saluran drainase serta perbaikan trotoar di sejumlah titik agar fungsi ruang publik kembali berjalan optimal.
Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan penataan kawasan tidak berhenti pada proses penertiban.
Menurutnya, tahap lanjutan yang tidak kalah penting adalah memastikan infrastruktur yang sebelumnya terganggu dapat kembali dimanfaatkan masyarakat secara maksimal.
Ia menjelaskan, seluruh lokasi bekas penertiban di berbagai kecamatan akan dipantau secara bertahap. Salah satu prioritas yang menjadi perhatian adalah mengembalikan kapasitas saluran drainase agar mampu mengalirkan air secara lancar dan mengurangi risiko genangan saat musim hujan.
“Setelah proses penertiban bangunan yang berada di atas saluran drainase, kami langsung melakukan normalisasi agar fungsi saluran kembali optimal dan aliran air tidak terhambat,” ujar Zuhaelsi, Minggu 28 Juni 2026.
Salah satu titik yang telah ditangani berada di Jalan Cendrawasih V, Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso.
Lokasi tersebut sebelumnya mengalami penyempitan saluran akibat sedimentasi yang menumpuk dalam waktu lama serta material yang menghambat aliran air.
Untuk mempercepat proses pengerjaan, Dinas PU menurunkan Satgas Drainase dan didukung penggunaan alat berat di lapangan.
Pengerjaan difokuskan pada pengerukan endapan, pembersihan sisa material, serta pengembalian dimensi saluran agar kapasitas tampung air dapat kembali seperti semula.
“Kami tidak sekadar membersihkan saluran, tetapi memastikan bentuk dan fungsi drainase kembali bekerja secara maksimal sehingga dapat membantu mengurangi potensi genangan,” katanya.
Menurut Zuhaelsi, proses normalisasi di kawasan tersebut berlangsung selama delapan hari dengan melibatkan personel dan peralatan pendukung secara penuh.
Selain drainase, pembenahan juga akan menyasar trotoar di titik-titik bekas penertiban agar kembali aman dan nyaman digunakan pejalan kaki.
Pemerintah Kota Makassar berharap langkah penataan yang disertai pembenahan infrastruktur ini mampu menghadirkan lingkungan yang lebih tertib, bersih, dan nyaman.
Warga sekitar pun menyambut positif pekerjaan tersebut dan berharap sistem drainase yang lebih baik dapat meminimalkan genangan yang selama ini kerap muncul saat hujan turun.

Komentar
Nama Pengguna: Komentar...