IHSG Terkoreksi Usai Cetak Rekor, Analis: Profit Taking dan Rupiah Jadi Tekanan

IHSG Terkoreksi Usai Cetak Rekor, Analis: Profit Taking dan Rupiah Jadi Tekanan
Ilustrasi Saham, Dok: Ist.

LOSARIPOST.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Rabu (21/1/2026). Hingga pukul 10.20 WITA, indeks tercatat turun 47,74 poin atau 0,52 persen ke level 9.086, setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan aktivitas pasar tetap ramai. Volume transaksi mencapai 13,04 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp6,82 triliun, terjadi dalam 808.949 kali transaksi.

Pada sesi tersebut, 418 saham melemah, 155 saham menguat, dan 129 saham bergerak stagnan, menandakan tekanan jual masih mendominasi pergerakan pasar.

Analis BRI Danareksa Sekuritas menilai pelemahan IHSG dipicu aksi profit taking investor setelah indeks menembus level rekor.

“Tekanan IHSG saat ini dipengaruhi aksi ambil untung pasca mencetak ATH, ditambah pelemahan nilai tukar rupiah yang mendekati Rp17.000 per dolar AS,” tulis BRI Danareksa dalam riset hariannya.

Selain faktor domestik, sentimen global turut membebani pasar, mulai dari meningkatnya tensi geopolitik Amerika Serikat–Eropa hingga sikap pelaku pasar yang cenderung wait and see menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia.

Secara teknikal, BRI Danareksa menilai koreksi yang terjadi masih tergolong wajar.

“IHSG berpotensi mengalami healthy pullback menuju area support di kisaran 9.110, dengan resistance terdekat di sekitar 9.170,” jelasnya.

Tekanan juga datang dari ekspektasi pasar terhadap penahanan BI Rate di level 4,75 persen, serta dinamika global seperti pergerakan harga komoditas, khususnya emas, yang dinilai masih akan memengaruhi arah pasar ke depan.

Rekomendasi Saham Broker

Sejumlah broker merilis rekomendasi saham untuk perdagangan Rabu (21/1/2026):

  • MNC Sekuritas: ACES, ARCI, INCO, INKP
  • CGS International Sekuritas: BRMS, ADMR, ADRO, HRTA, ANTM, MBMA
  • BRI Danareksa Sekuritas: ARCI, ADMR, KPIG
  • Mirae Asset Sekuritas: ESSA, INKP, ULTJ
  • BNI Sekuritas: MINA, BRMS, ARCI, SMDR, KIJA, EMTK
  • Phillip Sekuritas: TAPG, BRMS
  • Phintraco Sekuritas: MDKA, BRMS, ARCI, MAPI, ADMR
  • Panin Sekuritas: MIKA, TKIM, DSSA

Disclaimer, Rekomendasi saham di atas disusun berdasarkan analisis teknikal dan fundamental masing-masing sekuritas. Investor diimbau tetap mencermati kondisi pasar dan melakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan investasi. 

Komentar

Nama Pengguna: Komentar...